Tampilkan postingan dengan label Angka Astameva. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Angka Astameva. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Oktober 2020

Dasar Kamu Antagonis!


Okay, mungkin untuk pertama-pertama, sebelum kita masuk ke topik yang mau saya angkat, saya ngerasa sedih, nih. Kalo ada yang nanya kenapa saya ngerasa sedih,
well, jawabannya karena blog Carita Astameva ini sudah berdebu banget, alias sudah lama sekali saya nggak posting artikel. Mungkin artikel terakhir yang saya buat sudah berumur 2-3 tahun, haha. Nah, karena Carita Astameva seakan-akan seperti meredup, sekarang saya mau menyalakan kembali Carita Astameva kembali, nih! Yeayy!


Anyway, back to the topic, kalo misalnya nih, kita ditanya sama orang lain, pernah nggak sih kita jadi seseorang yang antagonis dalam kehidupan kita sejauh ini? Mungkin most of us akan jawab "nggak, gue nggak pernah nyakitin orang lain tuh" atau ada juga yang jawab "namanya juga hidup, salah-salah dikit sama orang lain nggak serta merta buat kita jadi tokoh antagonis".


Well, if you want to know the fact, mau segimana pun kamu mengelak, kenyataannya dalam hidupmu, kamu pasti pernah menjadi seorang tokoh antagonis. Nggak hanya kamu, saya pun pernah (dan sejujurnya sering) menjadi tokoh antagonis. Yes, kita pernah menjadi tokoh antagonis dalam kehidupan kita masing-masing.


"Meh? How come? Saya nggak pernah kok nyakitin orang lain. Saya juga nggak pernah menentang orang lain. Saya bener-bener jaga perasaan orang lain". Well, guys, arti dari antagonis itu sendiri adalah orang yang suka menentang dan melawan, tapi menurut, saya artian antagonis nggak terbatas pada menentang dan melawan orang lain. Kamu pun pasti pernah menentang dan melawan diri kamu sendiri. Yes, we are not talking about relationship between you and others, but you and yourself. Kamu bisa jadi pemeran antagonis terhadap diri kamu sendiri dan dalam kehidupanmu sendiri.


Masih belum ngerti? Atau masih merasa bahwa diri ini sudah sangat menjadi orang yang 100% protagonis buat diri sendiri dan orang lain? Well, yuk coba kita cek poin-poin di bawah dengan perjanjian, kalo ada satu dari poin-poin di bawah pernah kamu lakukan, berarti kamu pernah menjadi tokoh antagonis, ya. Ready?!


1. "Da aku mah apa atuh"




Gengs, please jangan dilanjutin jadi "da aku mah apa atuh, cuma selingkuhan kamu" ya gengs, karena kalo dilanjutin malah jadi dangdutan kita :( hahaha. Oke, pasti banyak dari kita yang pernah ngomong jargon yang satu ini. Entah buat becandaan atau berusaha untuk down to earth, ini bahasa selalu aja keluar.


Well, padahal nih ya, menurut saya, jargon ini jahat banget. Secara nggak langsung, jargon ini menentang kamu kalo kamu tuh bisa jadi orang yang luar biasa keren, yang bahkan nggak kepikiran sama kamu sendiri. Emang sih, awalnya cuma becandaan aja ucapin jargon yang satu ini, tapi hey?! Pernah denger nggak kalo Adolf Hitler bilang "ucapkan kebohongan, terus ulangi sampai kebohongan itu jadi suatu hal yang dipercaya”. Nah, awalnya sih becanda aja ngomong jargon yang satu ini, eh akhirnya malah dipercaya dan bikin kamu nggak pede sendiri, hadeuh.


2. Menolak pujian


Mungkin banyak dari kita yang merasa risih ketika diberi pujian oleh orang lain. Pujian yang diberikan misalnya kayak kamu jago menggambar, lalu banyak orang yang memuji kalau kamu jago gambar, terus instead of kamu merasa senang dipuji, eh kamu malah bilang "masih ada kok yang lebih jago dari saya", atau malah jangan-jangan kamu menjawab "ih gambar aku mah nggak bagus, da aku mah apa atuh". Hadeuh, lagi-lagi, ya gengs.


Well, harus banget kamu tau nih, ketika kamu menolak pujian, kamu bukan menjadi seseorang yang down to earth dan nggak sombong. Malahan, kalau kamu menolak pujian, kamu bisa menjadi seseorang yang rendah diri dan nggak pede. Ini bukan menurut saya loh, mentemen. Omongan yang barusan saya tulis tuh pendapat dari dosen pembimbing saya yang pastinya pengalamannya lebih banyak dari saya.


3. People pleaser




Pernah nggak, sih kamu kayak yang nge-iyain dan ngelakuin apapun yang diminta orang lain biar mereka seneng? Nah, ini dia yang disebut people pleaser. Menurutmu jadi people pleaser bagus, nggak? Kalo menurut saya sih nggak banget. Lah?! Bukannya bikin orang lain seneng itu bagus ya?


Well, kalo kamu melakukan sesuatu yang bikin orang lain seneng sesekali atau dua kali sih nggak masalah. Yang jadi masalah ada ketika kamu mengiyakan apapun yang orang lain minta dan kamu nggak mikirin kebahagiaan kamu sendiri atau keinginan kamu sendiri. Nah, kalo kayak gitu, siapa yang bakalan ngerasa gondok, kesel, bete dan capek? Iya, kamu sendiri. Apa nggak antagonis tuh sama diri sendiri?


4. Nggak tahu batasan diri


Nah, ini bisa jadi nyambung sama poin sebelumnya nih. Karena kamu pengen banget bikin orang lain seneng, akhirnya kamu ngelakuin semua hal demi orang lain seneng, padahal kamu sering banget ngerasa capek, kesulitan dan sebagainya. Kalau kamu sudah merasa capek, lelah atau bahkan kesulitan, itu merupakan batasan diri kamu loh.


Kalo kamu capek, kamu perlu istirahat, kalau kamu merasa kesulitan, minta tolong ke orang lain bukan suatu hal yang salah, kok. Saya sering banget ketemu orang-orang yang seperti ini, pada akhirnya mereka juga yang gain whatever they did kayak nge-drop, banyak pikiran, bahkan ngerasa nggak nyaman sendiri.


5. Selalu membandingkan diri




Salah satu hal jelek yang sering banget dilakuin sama kita semua adalah membandingkan diri. Yap, di sekolah kita sering banget banding-bandingan nilai, di kampus juga sering banget banding-bandingan IPK atau kesibukan. Setelah selesai bersekolah, sibuk deh banding-bandingan gaya hidup, gaji, pekerjaan, rumah tangga dan sebagainya. Duh, nggak capek apa ya ngebandingin diri mulu?


Well, yang namanya membandingkan diri tuh pastinya nggak akan selesai-selesai. Setelah membandingkan diri dengan si A, eh tau-tau muncul kabar dari si B. Bukannya hidup dibawa seneng dan dibawa santai, kamu malah sibuk membandingkan diri. Ombak aja nih, kalau udah berdebur nggak nyampe pantai bareng-bareng, means kalau kamu membandingkan diri ke si A yang udah begini dan begitu, yaa... emang udah fasenya begitu. Terus kamu? Ya punya fasemu sendiri. Jadi, jalanin hidup dengan versi kamu lah.


***


Nah, hayok siapa yang masih ngelakuin salah satu dari kelima poin di atas?! Nah, iya, tandanya kamu masih jadi orang yang antagonis buat diri kamu sendiri! Mudahnya mah ya, masih jahat lah sama diri sendiri.


Hal-hal kayak membandingkan diri sendiri, nggak tau batasan diri, people pleaser, menolak pujian bahkan merendahkan diri sendiri, kalo dilakuin terus menerus, yaa... pastinya bakalan bawa dampak buruk di diri kamu. Itu pun sama aja kayak kamu menentang kemampuanmu sendiri, menentang bahwa diri kamu udah cukup baik atau bahkan lebih baik, menentang keinginanmu sendiri de el el.


Masih nanya dampak buruknya apa? Nih saya kasih tau ya, dampak buruknya tuh kayak nggak pedean, overthinking sama kekurangan diri, merasa selalu kurang, nggak bersyukur, selalu ngeluh, fisik gampang nge-drop, mental juga sama nge-drop-nya, dimanfaatin orang, bete mulu, kesel mulu, selalu berkecil hati dan pokoknya masih banyak lagi deh!


Daritadi panjang lebar bukan mau ceramahin loh ya, apalagi mau ngatain kamu antagonis atau jahat. Saya daritadi ngetik panjang lebar lagi buat reminder buat diri sendiri. Lah terus kenapa di share di blog?! Ya supaya reminder-nya berguna buat orang lain juga dong! Hahaha. Kan pikiran-pikiran bagus harus di share biar bisa jadi karya, lol. Akhirun kata... yuk gengs mari sama-sama kita introspeksi diri, sudah sebaik apa sih sama diri sendiri?

Read More

Selasa, 28 Juni 2016

8 Makhluk Kecil yang Menyebalkan



Tuhan menciptakan banyak hal di bumi ini. mulai dari manusia, binatang, makhluk hidup yang kasat mata (jangan bilang makhluk halus ya-_-) sampai ke benda-benda yang tidak bernyawa. Dengan semua ciptaan Tuhan kita harus bersyukur, tetapi tahu kah kamu? Dari semua hal yang saya sebut ada beberapa hal yang sangat annoying. Suatu hal yang kecil, makhluk hidup dan selalu bersama kita walaupun kita berpindah tempat ke kota atau pun ke negara lain. Meskipun bentuknya yang kecil tapi banyak dari kamu (termasuk saya) menginginkan kalau makhluk kecil ini lebih baik gak usah diciptakan di muka bumi ini karena kehadirannya sangat mengganggu dan tidak enak dilihat mata. Makhluk kecil apakah itu? Check this out, siapa tau ada makhluk kecil yang benar-benar membuatmu sangat terganggu dikarenakan kehadirannya.

   1. Nyamuk

Okay, nyamuk adalah binatang kecil yang berterbangan di dalam rumah atau pun di luar rumah. Yang paling menyebalkan nyamuk terkadang suka berterbangan di sekitar telinga kamu, sehingga kamu dapat mendengar dengungan dari kepakan sayap. Belum lagi kalau nyamuk itu hinggap dan mengisap darah kamu. Bagaimana tidak annoying? Sudah di fogging, diberi penyemprot nyamuk hingga beli raket nyamuk mereka tetap saja jumlahnya banyak dan selalu saja mampir ke rumah untuk mencari makan.

         2.   Lalat

Binatang yang satu ini memang sangat annoying kalau sudah hinggap di makanan kita. Kita tahu sendiri kalau lalat suka hinggap di tempat-tempat yang kotor sehingga kedatangannya kadang suka mengganggu apalagi kalau sudah mehinggapi makanan, pasti kita sudah mencap kalau makanan kita sudah terkontaminasi berbagai macam bakteri yang dibawa si lalat. Meskipun sudah ada lilin di meja makan tapi tetap saja lalat terus berputar-putar di area meja makan.

         3.       Kecoak

Yang satu ini pasti merupakan binatang hina bagi sebagian banyak orang (kasian sekali kecoak dihina-hina :’() apalagi kalau kecoak ini mulai berterbangan dengan sayapnya itu. Sebagian orang terkadang merasa terancam apabila kecoak sudah mulai beraksi dengan berterbangan sana kemari. Dengan gerakan kecoak yang sangat lincah dapat membuat kita lelah untuk memukulnya belum lagi kalau kecoak melintasi kaki kita dengan gerakan yang sok innocent. Hal seperti ini yang membuat kecoak sangat menyebalkan di mata sebagian orang. Saya jadi teringat salah satu teman saya, dia sangat membenci kecoak sampai-sampai dia menghabiskan satu kaleng penuh cairan pengusir serangga untuk mengusir kecoak dari kontrakannya. Teman saya itu lelaki tulen, by the way.

         4.       Cicak

Ah! Yang satu ini memang paling paling annoying memang. Saya benci sekali apabila harus berpapasan binatang kecil ini di dalam kamar mandi. Belum lagi kalau terkadang cicak ini suka lompat-lompatan apabila saya membuka pintu kamar mandi atau membuka sesuatu. Entahlah, bagi saya cicak itu binatang yang paling enggak banget-_-“ mukanya serem, warnanya begitu, bentuknya aneh, bunyinya berisik. Ya Allah kenapa harus ada cicak di muka bumi ini? Maafkan aku cicak, saya membencimu-_-

         5.       Semut

Semut gak se-annoying ke empat binatang di atas sih, tapi siapa yang gak bete kalau rumahnya didatangi oleh semut. Belum lagi kalau semutnya mengerubungi makanan di meja makan. Rumah yang bersih tetapi didatangi oleh semut-semut akan membuat rumah terlihat kotor. Apalagi kalau semut yang datang adalah semut merah atau semut yang besar, pastinya akan sangat menganggu kalau sampai menggigit tubuhmu.

          6.       Tawon

Binatang ini emang kadang suka tiba-tiba ngedeketin kalau kita sedang berada di tempat yang banyak pepohonan atau bunga. Tidak ada salah, tidak memanggil dan tidak diundang tiba-tiba binatang ini mendekati kamu tanpa jelas tujuannya apa. Jelas kita merasa terancam dengan kehadirannya. Bagaimana kalau tiba-tiba dia menyengat kita? Pasti itu yang ada dipikiran kita dan secara spontan kita komat-kamit “pait-pait-pait” sampai tawon itu pergi meninggalkan kita. Sengatan tawon bisa membuat kita nyeri dan juga demam bagi beberapa orang.

         7.       Kutu rambut

Duh, siapa yang kuat sih rambut yang gatal di karenakan kutu? Mau digaruk eh tapi lagi di tempat umum. Nanti dibilang kutuan lagi atau malah nanti disama-samain sama monyet lagi suka garuk-garuk (entah dari mana asalnya kenapa orang yang suka garuk-garuk kepala suka diledekin kayak monyet-_-). Rambut yang lengket dikarenakan keringat pun dapat menyebabkan gatel di kepalamu makin bertambah. Wah, pokoknya sangat annoying sekali apabila ada kehadiran kutu di rambut kita.

        8.       Laron

Binatang super kecil yang terlihat sedikit besar dikarenakan sayapnya yang over-size dan suka berterbangan kesana-kemari dibawah lampu-lampu. Entahlah, bagi saya satu binatang ini juga annoying. Dulu, saya pernah pergi ke suatu tempat di daerah Jawa menggunakan bis. Karena bis nya adalah bis sewaan untuk tamasya sehingga ketika waktu magrib kita bisa meminta supir bis untuk mencari peristirahatan untuk sholat. Ketika saya masuk ke tempat wudhu, disana banyak sekali laron berterbangan kesana kemari, mungkin ada ratusan laron yang berterbangan, ratusan laron yang hinggap di dinding dan juga ratusan laron yang jatuh di lantai yang basah. Mau wudhu pun tak segan masuk ke dalam tempat wudhu nya sehingga saya prefer beli air mineral dan wudhu diluar.


Meskipun kedelapan binatang di atas merupakan binatang yang annoying tapi tetap saja binatang itu ciptaan Tuhan. Meskipun Tuhan telah menciptakan binatang yang menurut kita menjijikan dan annoying tetap saja kita harus bersyukur dengan apa yang sudah diciptakan Tuhan. Bayangkan saja kalau Tuhan tidak menciptakan binatang-binatang tersebut, mungkin kamu tidak mempunyai cerita yang seperti ini untuk di share bersama teman-teman dan tertawa bersama. 
Read More

Sabtu, 25 Juni 2016

7 Cara Asik Liburan Tanpa Keluar Kota


Akhirnya, masa-masa sulit saya di kuliahan semester empat ini berakhir juga. Yap, setiap mahasiswa pastinya memiliki tiga kali masa sulit dalam setiap perkuliahannya. Tiga masa sulitnya yaitu masa-masa saat UTS, saat UAS dan juga saat skripsi. Ketiga masa-masa itu tentunya mengorbankan banyak hal seperti tenaga, pikiran, uang dan waktu. Maka dari itu, saya memilih absen terlebih dahulu dalam menulis blog seminggu kemarin dikarenakan banyaknya tugas dan materi yang harus saya mengerti untuk menjalankan UAS semester genap (tetiba nangis mengingat minggu-minggu yang keras kemarin T_T).

UAS selesai berarti liburan hari raya sebentar lagi akan datang. Malam ini adalah malam yang ke 20 di bulan Ramadhan, kurang lebih ada 9 hari lagi menuju hari raya! Banyak orang yang akan bersiap-siap menuju kampung halaman, begitu pula bagi kamu anak kosan yang jauh merantau dari tanah kelahiran untuk menuntut ilmu. Keluarga, makanan khas di daerahmu dan lingkungannya pastinya menjadi hal-hal yang akan me-refresh pikiran kamu setelah empat bulan digojlok abis-abisan dengan berbagai macam teori, hitung-hitungan, makalah, paper, dan sebagainya.

Lalu, bagaimana dengan kamu yang tidak pulang kampung dan memang tidak memiliki kampung? Bagaimana bisa kamu bisa me-refresh pikiran dari segala macam kepenatan yang disebabkan oleh para dosen yang selalu mengojlok kamu dengan berbagai macam pertanyaan, makalah dan teori dengan cara berdiam diri di rumah? Jangan khawatir, saya akan menuliskan beberapa hal yang bisa kamu lakukan di rumah saat liburan. Selamat membaca dan mencoba!


   1.  Masak

Bagi kamu yang suka makan, apa salahnya kamu untuk mencoba memasak makanan-makanan kesukaanmu atau mencoba masakan-masakan yang tidak pernah kamu masak sebelumnya. banyaknya orang yang pulang pada hari raya akan  mempermudahkan kamu untuk mencari bahan-bahan masakan di supermarket. Kamu tidak perlu beramai-ramai dan berdesak-desakan di dalam supermarket. Dengan memasak kamu bisa mengusir kejenuhan dan juga mengusir rasa lapar yang mengganggu perutmu. 

   2.  Movie marathon

Yang satu ini selalu ampuh untuk mengusir hari-hari yang membosankan. Tidak perlu kamu membeli DVD film-film terbaru, kamu bisa meminjamnya di DVD rental atau malah mendownload beberapa film dari internet (okay, I teach you bad thing here haha). Kamu pun bisa mengajak beberapa temanmu yang tidak pulang kampung untuk menonton film bersama. Jangan lupa sediakan popcorn dan tempat yang nyaman untuk ber-movie marathon.

   3.  Membaca

Kalau kamu tertarik sama suatu buku, saya yakin kamu rela menghabiskan banyak waktu untuk berdiam diri di kamar dan terus membacanya hingga selesai. Kalau kamu tidak memiliki buku baru untuk dibaca, kamu tidak perlu membeli yang baru. Kamu bisa saja membacanya dari internet, aplikasi, atau meminjam buku dari peminjaman buku yang terdekat.

   
      4. Menggulung 

Apa? Menggulung? Apa itu menggulung? (saya pun berpikir kenapa kata ini yang terlintas di kepala saya-_-). Iya, maksud saya menggulung disini adalah bermalas-malasan di atas kasur dan menggulung diri dengan selimut di pagi hari yang dingin. Setelah hari-hari yang berat, tidak ada salahnya kamu memberikan dirimu reward berupa bermalas-malasan seharian penuh. Tapi jangan kebablasan ya.

   5. Pergi ke theme park

Yap! Pergi ke theme park! Theme park merupakan suatu taman bermain yang dipenuhi dengan berbagai macam wahana permainan. Saya rasa pergi ke tempat hiburan saat orang lain pergi pulang kampung akan menyenangkan. Kamu di perlu bermacet-macet ria di saat perjalanannya dan tentunya kamu tidak terlalu lama mengantri ketika kamu ingin mencoba suatu wahana permainan.

   6.  Keliling Jakarta

Kita semua sudah tahu, ketika hari raya akan menjelang jalanan di Jakarta pastinya sepi dikarenakan setengah atau bahkan lebih penduduk di Jakarta pergi keluar kota untuk berjumpa sanak keluarganya. Bagi kamu yang berdomisili di Jakarta, hal seperti ini dapat kita manfaatkan dengan berjalan-jalan di pusat kota Jakarta. tetapi, saran dari saya janganlah kamu pergi ke Tanah Abang pada saat-saat seperti ini dikarenakan pastinya semua tempat penjualan akan tutup (siapa juga mau ke Tanah Abang pas lagi lebaran-_-)

  7.  Nge-blog

Yep, nge-blog. Bagi kamu yang lagi gabut, nge-blog merupakan aktivitas yang memakan waktu. Bagi kamu yang tidak punya teman untuk malam mingguan, nge-blog pun akan menjadi salah satu aktivitas yang mengasyikan. Begitu pun ketika yang lain pulang kampung, kamu bisa menghabiskan waktu kamu dengan nge-blog. Setidaknya, dengan nge-blog waktumu tidak habis dengan sia-sia, kamu pun dapat mengasah tulisan kamu dan menyebarkan manfaat-manfaat, positive vibes, atau hiburan.


Okay, semoga tujuh hal di atas dapat membantu kamu dalam me-refresh diri kamu setelah lelah ber-UAS ria walaupun kamu tidak berlibur atau pulang kampung. Selamat mencoba!
Read More

Selasa, 14 Juni 2016

7 Ekspektasi MABA di Dunia Perkuliahan



Masa-masa SMA adalah masa-masa yang paling menyenangkan saat jenjang pendidikan sekolah. Pada masa SMA kamu mulai bertemu dengan yang namanya sahabat, mulai belajar berorganisasi, mulai menyukai lawan jenis, mulai berani mencoba hal yang baru dan sebagainya. Namun tentunya kita tidak akan selamanya berada di jenjang SMA, hanya dibutuhkan 3 tahun saja untuk merasakan masa-masa indah ini sebelum kamu berpindah ke jenjang perkuliahan. Ketika kamu lulus dari SMA dan sudah mendapatkan kampus idaman kamu, pada saat itulah akhirnya kamu disebut sebagai Mahasiswa Baru alias MABA. Biasanya predikat ini akan terus melabeli kamu sampai kamu semester 2.

Saya sewaktu menjadi MABA memiliki beberapa-beberapa ekspektasi di dunia perkuliahan yang ternyata ekspektasi saya itu sangat meleset dari kenyataannya, maka dari itu sebelum kamu para MABA-MABA mengharapkan sesuatu yang indah-indah dan akhirnya terbang ke langit dan terjatuh setelah sadar akan realita yang ada, ada baiknya saya merangkum 7 ekspektasi-ekspektasi yang sering muncul saat kamu baru menjadi MABA.

    1.       Jadwal perkuliahan fleksibel
Memang jadwal perkuliahan itu fleksibel, bahkan sangat fleksibel sehingga kita bisa mengganti jadwal perkuliahan ini. Tapi tahu kah kamu? Jadwal perkuliahan yang fleksibel ini hanya diperuntukkan bagi para dosen saja. Misalkan, ketika dosen berhalangan masuk karena kesibukannya atau dikarenakan urusan pribadinya, dosen dengan seenaknya bisa mengganti jadwal perkuliahannya. Sedangkan apabila mahasiswa/i berhalangan masuk, absensinya akan ternodai dan dapat mengurangi nilai akhir mata kuliah tersebut.

    2.Tugasnya dikit
Saya gak ngerti kenapa jaman saya SMA punya pemikiran kayak gini, jadi untuk kamu yang punya pemikiran macam gini mendingan dari sekarang cepat-cepat dihilangkan karena ekspektasimu itu terlalu jauh dari realita. Coba bayangkan, kamu akan diberi sekurangnya 7 mata kuliah setiap semesternya, biasanya 4 sampai 5 mata kuliah akan memberikan tugas berupa review dari bacaan yang telah diberikan oleh para dosen. Tugas-tugas ini biasanya akan setia menemani kamu setiap malam.

     3.Kuliah kayak yang di FTV
Berangkat – nyampe – ngobrol sama temen – nongkrong – pulang. Ya kali dah. Ini pemikiran paling salah di abad ini. Kuliah itu gak sesimpel berangkat terus nongkrong lalu pulang. Biasanya di semester awal justru semester yang di mana perkuliahan kamu sedang padat-padatnya karena pastinya kamu bakal dipaketin atau ambil mata kuliah full 21 SKS, dan tentunya dikarenakan mata kuliah yang banyak ini menyebabkan tugas-tugas kuliah pun menjadi banyak.

     4. Peraturan gak seketat sekolah
Yang satu ini memang ada benarnya. Di dunia perkuliahan peraturan tidak seketat di sekolah, anak laki-laki diperbolehkan berambut panjang, semuanya diperbolehkan memakai baju bebas dan sebagainya. Tetapi semua itu tergantung kepada dosen yang mengajar. Apabila dosen yang mengajar memang suka mahasiswa/i yang berpenampilan rapi maka mau tidak mau kamu harus berpenampilan rapi kalau tidak kamu akan mendapatkan sanksi dari dosen tersebut bisa berupa teguran, dikeluarkan dari kelas atau malah “bermain” dengan nilai akhirmu. Saya jadi teringat teman kelas saya, dia memakai jeans belel dan bolong dibagian lutut saat ke kampus. Ketika dosen masuk dan melihat celana jeans teman saya tersebut, dosennya langsung marah dan memerintahkan teman saya untuk pulang dan mengganti celananya. Kebetulan pada saat itu kami sedang melaksanakan UTS sehingga teman saya mau tidak mau harus merelakan setengah jam waktu UTS nya untuk mengganti celananya. Intinya peraturan perkuliahan pun sama ketatnya dengan sekolah tergantung dosen yang mengajar.

       5. UTS atau UAS bisa take home
Saat saya jadi MABA satu hal ini yang saya tunggu-tunggu sejak SMA, saat dimana ujian bisa take home. Ketika saatnya datang, ternyata ujian itu lebih sulit dua kali lipat dari ujian yang biasanya kita lakukan di kelas. Ujian take home bisa berupa review buku yang menggunakan bahasa Inggris, bikin makalah dan penelitian kecil-kecilan atau menjawab pertanyaan yang telah diberikan dosen namun jawabannya tidak ada di buku yang kita punya, jadi kita harus aktif mencari buku-buku di perpustakaan atau bahkan browsing.

       6. Gak ada yang cerewet kayak guru
Emang sih dosen kebanyakan gak pedulian sama tugas-tugas kamu, sama absensi kamu dan sebagainya karena mereka sadar, bukan waktunya lagi kamu harus di cerewetin masalah tugas atau absensi. Sudah saatnya kamu sadar sendiri sama kewajiban kamu. Dosen emang gak cerewet tapi biasanya mereka bermain di nilai akhir. Ketika kamu gak ngerjain tugas atau absensi kamu gak lengkap pasti saja ada beberapa poin yang hilang di nilai akhir kamu. Meskipun mereka gak cerewet tapi penilaian mereka di nilai akhir akan tergantung dengan sikap dan keaktifan kamu di kelas.

      7. Bisa titip absen
Gak selamanya di dunia perkuliahan kamu bisa titip absen ke teman kamu lalu kamu kabur entah kemana, nyatanya saja saya sudah semester 4 sekarang tapi saya gak pernah bisa sekali pun untuk titip absen dikarenakan dosen-dosennya rajin untuk mengabsen nama kita satu-satu.

Mau bagaimana dunia perkuliahan itu sangat berbeda dari dunia sekolah, karena di dunia perkuliahan kamu dituntut untuk bisa melakukan apapun sendiri. Gak akan ada lagi quote ”masuk bareng-bareng keluar bareng-bareng” seperti masa-masa di dunia persekolahan. Semales-malesnya, senakal-nakalnya kamu di sekolah pada akhirnya kamu akan lulus bareng-bareng juga. Beda hal di perkuliahan, semua tergantung bagaimana kamu bersikap, bagaimana tanggungjawabmu, dan bagaimana kebiasaan kamu. Kalau kamu bersikap masa bodo, kalau kamu gak mau bertanggungjawab sama tugas-tugasmu dan kalau kamu kebiasaan males, pada akhirnya kamu bakal terlambat lulus jika dibandingkan dengan teman-teman seangkatanmu yang lebih rajin dan bertanggung jawab.


Bukan berarti juga perkuliahan itu suatu hal yang menyeramkan dan melelahkan. Ada saatnya kamu bersenang-senang bersama teman-teman kuliahmu dan bahkan dosen-dosen. Semuanya tergantung bagaimana kamu akan menyikapinya. So, I have one tips for you, freshman: everything gonna be okay if you have good responsiblity, if you throw away your laziness and of course enjoy every process.
Read More

Selasa, 07 Juni 2016

5 Hal yang Sering Ditemukan pada Saat Sholat Terawih



Waktu sangat berputar dengan cepat, rasanya baru kemarin saya merasakan puasa tahun 2015 dan sekarang tanpa terasa sudah memasuki bulan Ramadhan tahun 2016 dan bahkan sudah memasuki hari yang ke dua. Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan kemuliaan. Tentunya di Bulan yang sangat mulia ini lebih baik kita mengisinya dengan hal-hal yang mulia pula, misalnya seperti mengaji, beramal kepada sesama, berdzikir mengesakan Allah SWT, perbanyak ibadah dan tentunya yang tidak boleh terlewatkan adalah sholat terawih.


Sholat terawih ini merupakan sholat yang hanya ada di bulan Ramadhan, maka dari itu karena adanya hanya di bulan Ramadhan lebih baik berlomba-lomba untuk mendapatkan sholat terawih yang lengkap pada bulan yang mulia ini. Tapi tahu kah kamu? Ada beberapa hal unik namun sepele terkadang menyebalkan yang tentunya hanya ditemukan pada saat sholat terawih saja, berikut hal-hal tersebut:

  1. Anak-anak kecil yang suka berlari-larian

Sering sekali saya lihat di masjid mana pun, banyak anak-anak kecil yang suka berlarian kesana kemari saat sholat terawih. Mereka datang tepat waktu dan tentunya sangat tertib saat melakukan sholat isya, namun entah kenapa saat ceramah dimulai, anak-anak tersebut jadi sangat berisik dan suka berlarian kesana-kemari. Mungkin mereka sedang bahagia karena pada bulan Ramadhan saja mereka bisa bertemu dan bermain dengan teman-temannya, namun jujur masjid yang seharusnya memiliki situasi yang sepi dan khusyuk malah menjadi bising karena suara dan derap kaki anak kecil yang berlari-lari sana kemari.

     2. Kenceng-kencengan bilang “aamiin”

Untuk yang satu ini entah di masjid mana pun kamu sholat dan di mana pun kamu berdomisi pasti anak-anak kecil yang ikut Sholat berjamaah akan kencang sekali bilang “aamiin”. Saya rasa mereka gak cuma mengatakan “aamiin” namun juga berteriak sehingga suara mereka menggaung di dalam masjid. Hal seperti ini selalu saja terjadi lagi dan lagi saat sholat terawih.

    3. Tiba-tiba ada wangi aroma masakan

Biasanya masjid yang besar dan banyak jamaah sholatnya pasti akan didatangi oleh berbagai macam abang-abang. Ha? Abang-abang? Iya abang-abang jualan maksudnya, mulai itu dari abang-abang jualan bakso, mainan anak-anak dan juga makanan ringan. Biasanya di masjid saya biasa sholat terawih, ada abang-abang yang berjualan seblak maka ketika si abang sedang menumis bumbu-bumbu nya sontak semua orang akan terganggu. Jelas sekali, bumbu seblak terdiri cabai dan bawang-bawangan maka apabila aromanya tercium akan menyebabkan hidung menjadi tidak nyaman dan berakhir dengan bersin-bersin.

    4. Masjid penuh di minggu pertama

Saya rasa yang satu ini merupakan hal yang sering terjadi di mana-mana. Pada minggu-minggu pertama bulan Ramadhan, masjid pasti sangat penuh hingga jamaah sholat terawih bisa membuat saf hingga keluar masjid. Tetapi, saat pertengahan bulan Ramadhan jumlah tersebut bukannya makin menambah malah sebaliknya. Mulai dari yang tadinya saf nya penuh sampai keluar masjid hingga di mana masjid sangat sepi dan hanya terisi 2 saf saja. Banyak kemungkinan dalam hal ini. Yang perama, banyak dari mereka mempersiapkan hari raya Idul Fitri sehingga mereka berpergian dan lupa untuk melaksanakan sholat terawih, atau yang kedua mereka sudah pulang mudik sehingga mereka terawih di kampung halaman masing-masing atau mungkin yang ketiga mereka sudah  malas.

   5.  Lupa kalau ada qunut

Biasanya, qunut dilakukan pada sholat witir pada pertengahan akhir bulan Ramdhan. Mungkin karena kebiasaan sholat witir tanpa menggunakan qunut sebelum-sebelumnya, maka banyak dari kita yang lupa sehingga langsung sujud setelah rukuk. Ketika saya masih kecil, saya pernah tidak khusyuk sholatnya karena menahan ketawa melihat ibu-ibu yang langsung sujud ketika di mana yang lain sedang mengadah tangan dan berdiri untuk membaca qunut.  Untungnya ibu yang disamping saya itu tidak menyadari kalau saya sedari tadi sedang kesulitan untuk menahan tawa karena ulahnya.

Pada intinya, sholat terawih memanglah sholat yang hukumnya sunnah namun sholat ini hanya ada di Bulan Ramadhan, dan tentunya bulan Ramadhan hanya ada setahun sekali. Maka, lebih baik kita merasa sayang kalau kita melewati sholat terawih apabila memang kita sedang tidak berhalangan. Belum tentu, bulan Ramadhan tahun depan kita masih diberikan kesempatan untuk mengikuti sholat terawih berjamaah di masjid. Jadi, berlomba-lombalah untuk mendapatkan sholat terawih yang komplit pada tahun ini. Happy Ramadhan!
Read More

Sabtu, 04 Juni 2016

5 Tipe Penumpang Commuter line



   Naik mobil pribadi, gak tahan sama macet yang terjadi disana-sini. Naik bis, biasanya trayek bis mengkondisikan kita untuk naik turun bis berkali-kali. Naik angkot, biasanya ngetemnya lama banget. Naik ojeg atau taksi, bikin kantong menipis. Bagaimana kalau commuter line? Saya rasa, salah satu transportasi ini merupakan  transportasi yang cocok dan menjadi pilihan bagi banyak orang di Indonesia untuk berpergian ke kantor atau ke kampus pada pagi hari.

   Banyaknya orang yang memilih commuter line sebagai sarana transportasi tidak membuat sarana transportasi ini luput dari berbagai macam kekurangan. Jika kamu biasa berpergian dengan commuter line pasti kamu tahu apa saja kekurangannya. Kekurangan yang biasa terjadi adalah commuter line terkadang suka terlambat menjemput penumpang di stasiun-stasiun sehingga menyebabkan penumpukkan penumpang di stasiun-stasiun tersebut. Apabila sudah terjadi penumpukkan di stasiun-stasiun maka yang selanjutnya terjadi adalah nightmare. Apa? Nightmare? Iya benar sekali. Gerbong yang penuh sesak dengan orang-orang kantoran atau anak-anak kuliahan ditambah dengan mereka yang tidak suka memakai parfum merupakan sebuah nightmare bagi beberapa penumpang commuter line termasuk saya. Kondisi yang seperti ini selalu mengingatkan saya kepada kaleng sarden, dimana dalam satu kaleng terdiri dari banyak sarden. Sama hal nya dengan commuter line di pagi hari, satu gerbong terdiri dari banyak orang layaknya sarden di dalam kaleng.

Tetapi setelah 2 tahun saya pulang pergi dengan commuter line akhirnya saya sudah terbiasa dengan kondisi yang seperti ini malahan kondisi yang seperti ini dapat memberikan saya ide untuk menulis tipe-tipe penumpang commuter line, bagi kamu yang selalu pulang pergi dengan commuter line pasti sangat tidak asing lagi dengan penumpang commuter line yang memiliki tipe-tipe seperti berikut:

1.  Penumpang yang merupakan mantan basis tawuran

Jujur saja, saya gak ngerti dengan tipe yang satu ini. Commuter line memang selalu penuh di pagi hari, tetapi ada saja ibu-ibu atau bapak-bapak yang memaksakan diri untuk masuk ke dalam gerbong dengan cara mendorong orang-orang yang sudah ada di dalam, seakan-akan mereka yang sudah ada di dalam gerbong adalah musuh tawuran yang diharapkan akan segera mundur dengan cara mendorong-dorong tubuh lawannya. Hal yang kedua yang membuat saya bingung, bagaimana bisa seorang ibu-ibu memiliki tenaga yang kuat untuk mendorong orang sebanyak itu agar mereka dapat mundur dan memberikan space baginya di dalam gerbong? Akhirnya saya memiliki konklusi tersendiri, sepertinya mereka memiliki kekuatan yang begitu besar dikarenakan mereka sangat terlatih akan hal dorong-mendorong seperti yang dilakukannya ketika masih dalam masa-masa menjadi basis tawuran. *peace:v

2.  Penumpang yang paling sadis adalah penumpang di gerbong wanita

Perempuan adalah suatu makhluk ciptaan tuhan yang lemah, lembut, anggun dan manja. Tetapi, semua sifat dari perempuan ini akan sirna kalau kamu sudah pernah merasakan naik commuter line di gerbong wanita. Jikalau kereta penuh dan kamu hendak keluar, kamu butuh tenaga ekstra untuk membuka celah  agar kamu bisa keluar dari gerbong. As you know ibu-ibu yang ada di dalam gerbong wanita di dominasi oleh mereka yang enggak peduli kalau kamu mau keluar dari dalam gerbong. Mereka akan diam saja tanpa memberikan jalan agar kamu dapat keluar walaupun kamu sudah teriak-teriak “permisi! Saya mau keluar!” malahan kamu akan terdorong lebih masuk karena banyaknya dan kuatnya tenaga ibu-ibu yang akan masuk ke dalam gerbong. Jadi, jangan pernah kalian meremehkan kekuatan ibu-ibu!

3.  Penumpang maniak gadget

Dalam keadaan yang sangat penuh dan berdesak-desakan, masih saja ada orang yang tidak lepas dari gadgetnya. Kalau sekedar mendengarkan musik menurut saya masih sangat wajar, tetapi banyak dari penumpang commuter line yang malah main game atau bahkan mengecek media sosialnya. Saya tidak mempermasalahkan dia bermain game atau mengecek media sosialnya di dalam commuter line tetapi yang jadi permasalahannya adalah mereka menjadi tidak awas dengan keadaan sekitar sehingga mereka lebih suka bersandar kepada tubuh orang lain sebagai penopang agar dirinya tidak terjatuh saat kereta ingin berhenti atau sedang berjalan. 


        4. Sang penyelamat

Keadaan commuter line yang sangat penuh ini membuat kamu menjadi susah untuk bergerak apalagi berjalan untuk keluar dari dalam gerbong. Terkadang saya suka stuck di tempat karena saya terhimpit oleh banyak orang. Tetapi, saat kondisi ini sedang terjadi ada beberapa penumpang yang tiba-tiba menjadi penyelamat. Mereka menjadi penyelamat dengan cara membantu saya untuk keluar dari dalam gerbong, dimulai dari meneriaki orang-orang agar memberikan saya jalan untuk keluar hingga berupa dorongan atau tarikan agar saya dapat keluar dari dalam gerbong. Dapat diakui tenaga saya tidak cukup kuat untuk menerobos badan orang-orang yang ingin masuk ke gerbong sehingga terkadang saya membutuhkan tarikan atau dorongan agar saya dapat keluar dari gerbong.


        5.  Penumpang baik hati

Tidak selamanya penumpang commuter line selalu memiliki sifat tidak peduli antara satu dengan yang lain. Masih banyak dari mereka yang memiliki sifat respect terhadap sesama. Sifat respect ini ditandai dengan memberikan kursi kepada orang-orang yang lebih membutuhkannya, membantu orang untuk keluar dari dalam gerbong saat keadaan kereta sangat penuh, memberi jalan atau space bagi orang yang ingin masuk ke gerbong walaupun keadaannya sangat penuh sesak dan sebagainya. Andaikan semua penumpang commuter line memiliki sifat yang seperti ini, saya yakin commuter line pasti akan lebih nyaman dibandingkan dengan commuter line hari ini.

Commuter line merupakan transportasi bersama sehingga menurut saya ada baiknya kalau kita tidak terlalu egois atau mementingkan diri kita sendiri. Coba bayangkan apabila kamu main game di dalam gerbong yang ramai dan kamu bersender kepada tubuh orang lain, apa yang dirasakan oleh orang tersebut? Tentu orang tersebut akan merasa sangat tidak nyaman karena harus menopang beban tubuh dua orang sekaligus. Kenyamanan commuter line tidak hanya perkara fasilitasnya saja, tetapi juga bagaimana dengan sikap penumpang-penumpangnya. Maka, agar commuter line bisa menjadi sarana transportasi yang lebih nyaman lagi ada baiknya kita memperhatikan diri kita dahulu, apakah perbuatan atau tindakan kita dapat menimbulkan efek tidak nyaman bagi orang lain? Apabila semua penumpang memiliki pemikiran yang seperti ini, saya yakin commuter line akan menjadi sarana yang sangat nyaman bagi kita semua.
Read More

Rabu, 18 Mei 2016

10 Hal Sepele Namun Patut Disyukuri

Pasti banyak dari kamu yang pernah berfikir kayak “duh, kayaknya hidup gue sial mulu deh”, “jomblo ngenes banget sih gue” atau mungkin pasti ada juga yang pernah berfikir “life sucks and I just want to runaway”. Tapi ya guys, tanpa disadari sebenernya banyak banget hal-hal yang menurut kita sepele tapi dapat menimbulkan banyak kebahagiaan dan patut disyukuri. Mau tau contohnya kayak apa? Disimak ya guys, semoga bermanfaat!

.                   1. Minum es teh di hari yang panas


Ketika hari terasa sangat panas seakan-akan matahari ada dua, ditambah polusi dari angkot-angkot dan kopaja di Ciputat (kenapa harus Ciputat?-_-), ketika suara klakson mobil sana-sini memekak telinga, disitulah kesabaran kita sedang diuji. Tiba-tiba kamu lihat ibu-ibu jualan es teh, pastinya kamu tertarik untuk membelinya kan? Ketika kamu meneguk es teh itu pasti yang kamu rasakan adalah rasa nikmat, ketenangan, kenyaman, dan kamu pasti lebih bersemangat untuk melajutkan hari. Kalau saya sendiri, setelah meminum es teh di hari yang panas, pastinya yang tadinya bete gara-gara kepanasan jadi lebih merasa fresh, bahagia, positive vibes muncul dimana-mana dan banyak banget perasaan-perasaan positif yang gak dapat dideskripsikan dengan kata-kata.

.                      2. Pengganti untuk odolmu yang habis


Ketika odol dirumahmu habis tapi belum ada penggantinya, pasti kamu membutuhkan struggle yang kuat ketika ingin mengeluarkan isi odolnya ke sikat gigi kamu. Yang jelas, saya paling gak suka kalau odol dirumah habis, karena tandanya saya harus siap-siap merasakan rasa sakit di jempol karena terus menerus memaksa mengeluarkan isi odol dari tube-nya. Tapi ketika kamu sudah menggantinya, wah rasanya bersyukur banget deh untuk keluar dari segala macam struggle dan rasa sakit di jempol.

.                   3. Ketika kamu gak belajar untuk ujian dan dosen gak masuk


Besok UTS tapi kamu males banget untuk buka buku pelajaran yang besok diujikan. Kalau sudah dalam keadaan kayak gini, mau dibuka pun pasti perhatian kamu dengan mudah teralihkan ke keadaan sekitar. Mau dipaksa baca juga gak bakalan ngerti. Dengan semua kemalasan dan segala macam godaan-godaan dari notification smartphone kamu, alhasil kamu memutuskan untuk gak belajar. Keesokan harinya, ketika kamu sibuk merutuki diri “duh kenapa gue gak belajar dah tadi malem pasti susah banget nih UTSnya, mana dosen killer”, tiba-tiba ada notification dari line group kelas yang isinya mengabarkan kalo dosen yang mengadakan UTS tiba-tiba sakit dan gak bisa masuk. Pastinya kamu bakal merasa bahagia sebahagia-bahagianya dan menyadari kalau hari ini kamu adalah salah satu orang yang paling beruntung di dunia. 


                   4. Ketika kamu buka plastik dari buku yang baru kamu beli


Bagi saya, membuka plastik dari buku merupakan suatu hal yang sangat sepele tapi dapat membuat saya bahagia. Coba bayangkan, ketika kamu membuka plastik dari buku tersebut pasti yang pertama kali kamu rasakan adalah tekstur dari cover bukunya dan yang kedua adalah wangi-wangian dari kertas buku yang baru saja kamu beli. Selanjutnya kamu akan penasaran apa yang diceritakan atau yang diajarkan oleh buku tersebut. Simpel, sepele, gak penting tapi dapat meningkatkan moodmu pada hari itu.

.                  5. Hujan-hujan makan indomie pedes


Dingin-dingin karena hujan lalu perut bunyi karena belum makan, dan ternyata mama gak ada dirumah dan gak meninggalkan makanan. Indomie lah solusi dari semua permasalahan ini! Rasa indomie yang gurih ditambah dengan telur yang membuatnya menjadi lebih creamy dan juga tidak lupa ditambahkan sambal akan membuat hidup kamu lebih bahagia dalam sekejap. Rasa dingin yang kamu rasakan, akan hilang karena kuah indomie yang hangat dan penuh cita rasa. Perutmu yang bunyi karena minta diisi pun akan hilang seketika. Yak! Indomie sukses membuat kamu bahagia dalam sekejap.

.       6. Dapat tebengan pas kamu mau pulang




Udah panas, rumah jauh, harus naik angkot berkali-kali, belum lagi ngetem dulu angkotnya, ah komplit deh penderitaan hari ini. Tetapi, tiba-tiba ada teman kamu yang ngajakin kamu pulang bareng karena kebetulan rumah kamu dan dia searah. Pastinya, kamu bakal bersyukur banget dengan kehadiran temanmu yang dapat menyalamatkan hari kamu. Yang seharusnya kamu berpanas-panasan duhulu, yang seharusnya kamu bergonta-ganti angkot dan nunggu angkotnya ngetem duhulu, semuanya pupus sudah dikarenakan temanmu yang mendadak jadi superhero ini. Ditambah, dengan kehadiran temanmu ini dapat membantu kamu meminimalisir pengeluaran uang jajan hari ini.

.      7.  Ketika “doi” manggil nama kamu




Sayup-sayup dari kejauhan terdengar ada seseorang yang memanggil nama kamu. Ketika kamu menengok mencari sumber suara tersebut, ternyata yang memanggil adalah orang yang paling charming sedunia dan yang paling kamu idolakan atau mungkin yang paling kamu sukai. Yap! Dia lah yang disebut “doi”. Yeah, do you know that feeling when your “doi” calling your name? Your heartbeat beats very fast, and you feel there’s something ticklish in your stomach like your stomach full of butterflies but I bet you guys, you’ll enjoy and love that feeling. Then finally you’ll blushing.

.       8. Melepas sepatu heels




Naik commuter line pake heels, terus sialnya commuter line pada jam itu benar-benar padat dan kamu pun gak punya kesempatan untuk duduk. Akhirnya, kamu harus berdiri menahan beban tubuh kamu dan ditambah juga menahan beban mbak-mbak rese yang gak mau pegangan karena mau main game “soda crush”. Sesampainya di kantor kamu harus berjalan sana kemari dengan heels tersebut selama seharian penuh. Ketika jam kantor usai dan kamu udah lelah dengan heels tersebut, akhirnya kamu melepasnya dan berjalan tanpanya. Apa yang kamu rasakan? Indescribable feeling, yang jelas kamu terbebas dari rasa sakit yang membelenggu kaki bagian depanmu.

.      9. Ketika lagu favoritmu diputar di radio





ketika jalan menuju ke rumah sangatlah padat bahkan macet hingga tidak jalan sama sekali, kamu bakalan kesal banget kan? Siapa yang tidak kesal? Yang seharusnya kamu sudah sampai rumah, sudah makan malam, sudah mandi dan beristirahat, kamu malah masih terjebak dalam kemacetan. Tiba-tiba kamu mendengar lagu favorit kamu diputar di radio mobil, kamu pastinya akan merasa terhibur dan menyanyi mengikuti alunan musik sehingga kamu pun melupakan sejenak kemacetan yang terjadi di sekitar. And you’ll be like “oh my god, this is my jam! They turn my favorite song!”. Pada akhirnya, musik favoritmu yang diputar di radio dapat menyelamatkan mood kamu pada hari itu.

      10. Nemu pulpen





Suatu saat kamu baru masuk kelas, dari kejauhan kamu melihat suatu benda yang bentuknya panjang, terbuat dari plastik dan tergeletak di lantai padahal di kelas itu tidak ada orang sama sekali. Ketika kamu mendekati benda tersebut ternyata itu adalah pulpen, dan kamu mencoba menulis sesuatu untuk menguji apakah pulpen tersebut layak pakai. Dan ternyata pulpen masih berfungsi dengan semestinya. Apa yang kamu rasakan kalau kamu sedang gak punya pulpen sama sekali? “eh nemu pulpen jatoh, lumayan nih kebetulan juga gue gak ada pulpen”. Sebagian dari kamu merasakan bahwa menemukan pulpen layaknya menemukan uang seratus ribu rupiah.


                Sebenarnya pasti masih banyak hal-hal sepele menjurus gak penting lainnya yang bisa bikin mood kamu meningkat dan merasa lebih bahagia. Tapi, pada intinya saya hanya ingin mengingatkan, kalau Tuhan telah memberikan banyak kenikmatan-kenikmatan yang terlihat sepele sehingga banyak dari kita yang melupakannya. Jadi, gak ada istilah yang mengatakan bahwa hidup kamu sial melulu, kalau kamu hidupnya sucks, atau hidup orang lain lebih baik daripada hidup kamu, sekali lagi GAK ADA. Lebih baik kita menjalani hidup ini dengan melihat sesuatu dengan positif, setiap orang memiliki keistimewaan dalam kehidupannya masing-masing. So enjoy every seconds, every minutes, every hours, every days in your life and of course be grateful.
Read More